Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK UGM Perkuat Tata Kelola Sampah Organik

Dalam upaya mendukung kebijakan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait pengelolaan lingkungan berkelanjutan, Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK UGM secara konsisten menerapkan sistem pemilahan sampah organik dan non-organik di lingkungan kerja. Langkah konkret ini dimulai dari hulu dengan penyediaan saringan khusus pada wastafel dapur departemen untuk menangkap sisa-sisa bahan organik agar tidak tercampur dengan limbah lainnya. Pemilahan yang disiplin sejak dari titik pembuangan awal ini menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi siklus pengolahan sampah di tingkat universitas.

Untuk memastikan keberlanjutan proses tersebut, Departemen telah membangun fasilitas pembuangan akhir khusus sampah organik yang berlokasi di luar gedung. Petugas secara rutin memindahkan sampah organik yang terkumpul di area dapur ke tempat pembuangan khusus tersebut setiap hari. Dengan adanya pemisahan yang sistematis antara limbah organik dan non-organik, departemen membantu mempermudah beban kerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) UGM, sehingga proses pemusnahan atau daur ulang sampah non-organik dapat berjalan lebih optimal tanpa terkontaminasi limbah basah.

Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen Departemen Histologi dan Biologi Sel dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui praktik pengelolaan limbah yang tertata, departemen berkontribusi pada pengurangan produksi sampah secara signifikan. Selain itu, langkah ini juga beririsan dengan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya minimalisasi gas metana dari timbunan sampah organik yang tidak terkelola dengan baik di lingkungan kampus. (Kontributor: Wahyu Hidayat)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *