Tag Archive for: SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim)

Dalam rangka meningkatkan kesehatan pegawai sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), tenaga kependidikan (tendik) Departemen Histologi dan Biologi Sel, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM merutinkan kegiatan bersepeda pada setiap Jumat Krida pukul 07.00 – 09.00. Aktivitas ini menjadi wujud komitmen departemen untuk mempromosikan gaya hidup aktif serta mendorong terciptanya lingkungan kampus yang sehat dan berkelanjutan.

Bersepeda merupakan aktivitas yang efektif dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, dan mengurangi risiko penyakit tidak menular. Melalui kegiatan Jumat Krida, tendik Departemen Histologi dan Biologi Sel diajak untuk sejenak mengambil jeda dari rutinitas pekerjaan guna melakukan aktivitas fisik yang teratur.

Selain meningkatkan kesehatan pegawai, bersepeda juga mendukung upaya menciptakan lingkungan kampus yang lebih bersih dan rendah emisi. Pemilihan sepeda dibandingkan kendaraan bermotor, menunjukkan tendik berkontribusi pada pengurangan polusi udara dan kebisingan di area UGM. Penggunaan sepeda secara rutin juga akan membantu menurunkan jejak karbon individu. Aktivitas ini juga memperkuat relasi sosial, karena menjadi ruang bagi pegawai untuk saling berinteraksi, mempererat kebersamaan, sekaligus membangun budaya kerja yang lebih harmonis, termasuk melalui kegiatan bersepeda bersama tendik Departemen Anatomi. Rute bersepeda yang melintasi kawasan kampus dan sekitarnya menjadi ruang bagi pegawai untuk beraktivitas dalam suasana yang menyenangkan dan produktif.

Sebagai institusi pendidikan yang mengedepankan nilai keberlanjutan, UGM terus mendorong unit-unit di dalamnya untuk mengimplementasikan SDGs secara nyata. Program rutin bersepeda oleh tendik Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK merupakan contoh konkret bagaimana aktivitas sederhana dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan, lingkungan, dan kualitas hidup. Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kesehatan dan kesejahteraan pegawai lewat aktivitas fisik rutin; mendukung SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan berkontribusi pada terciptanya lingkungan kampus yang bersih, aman, dan nyaman; serta turut merealisasikan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya nyata pengurangan emisi karbon dengan memilih moda transportasi ramah lingkungan.

Dengan keberlanjutan kegiatan ini, diharapkan semakin banyak sivitas akademika UGM yang terinspirasi untuk menjadikan aktivitas fisik dan gaya hidup ramah lingkungan sebagai bagian dari keseharian. Upaya kecil yang dilakukan secara konsisten akan membawa manfaat besar bagi individu, institusi, dan bumi yang kita tinggali.

Sampah kertas merupakan salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan, baik di rumah, sekolah, maupun perkantoran. Menyadari dampak negatifnya terhadap lingkungan, Departemen Histologi & Biologi Sel FK-KMK UGM mengambil langkah nyata dengan menjalankan program daur ulang (recycle) sampah kertas di lingkungan kerja.

Program ini dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, sampah kertas dipisahkan dari jenis sampah lainnya kemudian dikumpulkan di tempat yang kering. Kedua, departemen menyediakan titik pengumpulan khusus dan mengumumkan kepada staf tenaga kependidikan maupun dosen agar buku atau dokumen yang sudah tidak terpakai dapat diserahkan di lokasi tersebut. Setelah terkumpul, sampah kertas kemudian diambil oleh rekanan atau jasa daur ulang yang telah bekerja sama dengan departemen.

Selain membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), kegiatan ini juga memberikan manfaat tambahan berupa hasil penjualan dari kertas yang didaur ulang. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomis bagi departemen.

Inisiatif daur ulang ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong pengelolaan limbah yang berkelanjutan, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena secara tidak langsung berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon dari proses produksi kertas baru. Hal ini menjadi bukti bahwa langkah kecil di tingkat departemen dapat memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan global.

Staf Departemen Histologi dan Biologi Sel (Pak Wahyu) sedang mengumpulkan kertas yang akan didaur ulang